Langsung ke konten utama

Sabun Mandi Lokal dan Halal

Di zaman sekarang, sabun mandi merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Tingginya permintaan sabun mandi membuat produsen lokal tertarik untuk ikut membuat produk yang serupa.

Membeli produk lokal merupakan salah satu bentuk kontribusi kita dalam membantu industri dalam negeri. Berikut produk lokal dan halal versi Halal Gentle Care:

1. Purbasari Zaitun Olive Oil Soap

Bila kamu mencari sabun zaitun yang memiliki efek mencerahkan kulit, Purbasari Sabun Mandi Zaitun adalah jawabannya. Sabun ini diformulasikan dengan whitening agent dan ekstrak bengkuang yang mampu mencerahkan kulit.

Dengan sabun ini, kulit tubuh tidak hanya lembap tetapi juga makin cerah. Nah, agar hasilnya maksimal, usapkan sabun dan diamkan dahulu selama dua menit sebelum dibilas. Tujuannya agar kandungan nutrisi pada sabun bisa terserap dengan lebih baik.

2. Sabun Propolis HPAI

Sabun Propolis HPAI merawat dan membersihkan kulit serta mengencangkan Sabun Propolis HPAI digunakan untuk perawatan kesehatan dan sebagai bahan kosmetik.Dengan kandungan propolis, membersihkan kulit sekaligus melembabkan sehingga kulit menjadi bersih,terasa lembut dan tampak lebih bercahaya setiap hari.

Propolis adalah suatu zat yang dihasilkan lebah dari berbagai pucuk daun daun muda yang dicampur dengan air liur lebah tersebut. Propolis bersifat anti bakteri (disinfectant) yang membunuh semua bakteri. Propolis dapat secara efektif menghilangkan propionibacterium yang merupakan jenis bakteri penyebab jerawat.

Sabun ini merupakan produk yang berbahan gabungan propolis dan bahan pelembab, ekstrak alam dan minyak esensial serta bahan lainnya untuk meningkatkan efek manfaat produk

Manfaat propolis untuk perawatan kulit antara lain menghaluskan dan mengencangkan kulit, menjaga kelembaban kulit, mencerahkan dan memutihkan kulit, menghilangkan flek hitam pada wajah dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

3. Mutouch Goat's Milk Shower Cream

Produk sabun mandi satu ini juga terbuat dari susu kambing yang sudah pasti membuat kulit halus dan lembut. Sabun mandi dari Mutouch ini memiliki 5 varian yang aromanya sangat menyegarkan dan menenangkan, yaitu Lavender untuk menyegarkan kulit dan pikiran, Tea Tree untuk memperlambat penuaan kulit dan memiliki antioksidan tinggi, Varian Jelly and Honey untuk mencegah pigmentasi pada kulit dan mencerahkan kulit, Pear and Mulberry untuk melindungi kulit dari sinar uv matahari, mencegah penuaan pada kulit, membuat kulit cerah, dan terakhir Habbatus Sauda untuk melembutkan dan mengencangkan kulit.

Bagaimana? Tertarik untuk membelinya?

Komentar

  1. Saya biasa menggunakan yang purbasari itu, khususnya pada sabun atau lulurnya itu bagus banget buat kulit.. Soalnya pas dipake itu serasa adem banget badan.. enak pake banget lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, merek sabun dan lulur lokal gak kalah keren kok sama merek yang dari Jepang :D

      Hapus
  2. Sering lihat sabun Mutouch goat's milk itu di kamar mandi orang. Kirain sabun apaan, ternyata khasiatnya banyak sekali ya

    BalasHapus
  3. Baru tau proposil bisa dijadiin sabun juga. Well, aku tau produk produk propolis pertama kali dari MLM hahhaa

    BalasHapus
  4. Patut dicoba nih, biar kulit makin terawat dan sehat

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Lifebuoy non-lokal tapi sudah bersertifikat halal kok kak :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skincare Pria, Mulai Darimana? (Bagian 1)

Skincare pria? Wow! Mungkin bagi sebagian orang, skincare tidak bisa diasosiasikan dengan pria. Eh serius, emang ada? Ada dong. Coba saja iseng-iseng bertanya ke teman-teman cowoknya, "kamu skincare-an gak?". Jangan kaget dengan jawabannya ya. Umumnya, laki-laki malas untuk menggunakan skincare. Kenapa malas? Banyak faktor. Mungkin karena tidak dibiasakan, atau karena stigma negatif terhadap skincare, atau karena memang malas saja. Bagi sebagian masyarakat, laki-laki yang menggunakan skincare dianggap sebagai pria yang kurang "pria". Dianggap tabu. Padahal, merawat diri adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah subhana wa ta'ala yang telah memberikan kita fisik sedemikian rupa. Lalu, kenapa sih laki-laki perlu pakai skincare? Tanpa disadari, banyak pekerjaan yang mengharuskan laki-laki untuk tampil dengan look yang bagus. Contohnya seperti presentasi, apa lagi jika mendapatkan jabatan yang menuntut diri kita harus memiliki performa terbaik. ...

Halal Lifestyle: Refleksi 2020, Resolusi 2021

Beberapa tahun ke belakang, orang-orang mulai mengenal istilah halal lifestyle. Halal lifestyle adalah gaya hidup yang mencerminkan pola hidup, aktivitas dan juga kecenderungan minat seseorang terhadap sesuatu yang halal dan baik menurut agama Islam. Halal lifestyle kini mulai menjadi tren global yang menjanjikan dan dilirik oleh banyak anak muda. Halal lifestyle saat ini menjadi tren kekinian yang dianggap millennials-friendly. Seorang muslim tetap bisa bergaya modis, berpikiran terbuka dan menjalankan perintah agama secara bersamaan. Dalam konsep halal lifestyle, seorang muslim perlu selektif dalam memilih produk yang dipilihnya. Bukan hanya produk makanan, tetapi juga produk kosmetik. Semakin ke sini, semakin banyak beauty vlogger yang melakukan review terhadap produk-produk skincare yang halal. Demand dari masyarakat terhadap produk yang halal juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Akhir tahun 2020 ini menjadi momentum refleksi, sudah sejauh mana kesadaran dan liter...

Apakah Sunscreen Harus Dibersihkan Dulu Sebelum Wudhu?

Cara kerja sunscreen adalah membentuk lapisan pelindung pada bagian permukaan kulit untuk menghalangi sinar ultraviolet dari matahari yang mengenai kulit. Oleh karena itu, jika sunscreen yang digunakan telah dibilas dengan air pun masih ada bekas warna atau ada lapisan yang menghalangi air untuk mengenai kulit, maka perlu untuk dibersihkan terlebih dahulu. Ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai kosmetik waterproof, dalam hal ini termasuk di dalamnya adalah sunscreen. Menurut Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz: "Jika make up membentuk lapisan yang menghalangi sampainya air ke kulit, maka harus dihilangkan. Jika tidak terdapat lapisan, hanya sebatas warna dan tidak memiliki ketebalan, maka tidak harus dihilangkan." Sedangkan menurut sebagian Ulama Madzhab Syafi'i: "Make up harus terhapus sampai jika dibasuh dengan air, airnya bening. Jika dibasuh dengan air, airnya belum bening dan masih berwarna, maka make up harus dihapus lagi. Baru wudhunya sah....