Langsung ke konten utama

Skincare Pria, Mulai Darimana? (Bagian 3)

Sebelumnya, telah dipaparkan basic skincare routine yang perlu dipersiapkan untuk memulai perawatan. Yaitu cleanser, toner, moisturizer dan protector.

Masing-masingnya mempunyai fungsinya tersendiri dan saling menunjang antara satu dengan yang lainnya. Kendati demikian, kita yang ingin memulai perawatan tidak diharuskan memiliki langsung semuanya. Disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, dan yang paling penting ya budget.

Bila dipaksakan membeli keempatnya sekaligus dan kita belum benar-benar bisa komitmen. Khawatirnya produk-produk yang sudah kita beli tersebut nantinya hanya jadi pajangan karena tidak terpakai. Malah tidak istiqomah dan hasilnya sama saja.

Disarankan untuk membelinya secara bertahap, seperti membeli 2 atau 3 jenis terlebih dahulu sampai benar-benar bisa menggunakannya secara konsisten. Pelan-pelan saja, masukin satu persatu. Biasakan untuk di setiap step-nya.

Selanjutnya, mulailah mencari basic skincare routine yang ingin dibeli. Sebagian cowok mungkin merasa malu atau gengsi untuk datang ke toko-toko kosmetik seperti The Body Shop, Wardah, Kahf dan sebagainya. Apakah kamu juga?

Baik, tidak masalah jika kamu malu. Kamu bisa memulai membelinya di minimarket atau supermarket seperti Indomaret, Alfamart, Giant, Hypermart dan lain-lain.

Biasanya, keempat jenis produk yang sudah dijelaskan sebelumnya, tersedia di minimarket ataupun supermarket. Walaupun mungkin, variasi pilihannya menjadi lebih sedikit.

Akan tetapi, kalau kamu memilih langsung datang ke toko kosmetik, justru menjadi lebih bagus. Kamu bisa bertanya langsung dengan penjaga tokonya dan diberi rekomendasi produk-produk yang mungkin sesuai dengan permasalahan kulit kamu.

Mungkin segitu saja dulu ya. Sekarang langsung praktik, mulai beli produk basic skincare routine dan mulai lakukan perawatan secara step-by-step dan konsisten. Semangat, lur!

Komentar

  1. wah ternyata smeua kunci skin care itu sama gak cowok maupun cewe ya kak yaitu konsisten. Mungkin akan percuma walaupun skincare semahal apapun kalau pakenya gak rutin alias kadang-kadang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaps, betul sekali kak :)

      Konsistensi adalah kunci kesuksesan :)

      Hapus
  2. Pantes nih Ijud muka nya glowing, rajin skinker-an ye :D

    BalasHapus
  3. Hal yang menghambat buat skinkeran pada saat ini adalah karena tak ada duid wqwqwq.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada benarnya sih kak :D

      Tapi kita bisa mulainya dari yang kecil-kecil dulu kok kak :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Skincare Pria, Mulai Darimana? (Bagian 1)

Skincare pria? Wow! Mungkin bagi sebagian orang, skincare tidak bisa diasosiasikan dengan pria. Eh serius, emang ada? Ada dong. Coba saja iseng-iseng bertanya ke teman-teman cowoknya, "kamu skincare-an gak?". Jangan kaget dengan jawabannya ya. Umumnya, laki-laki malas untuk menggunakan skincare. Kenapa malas? Banyak faktor. Mungkin karena tidak dibiasakan, atau karena stigma negatif terhadap skincare, atau karena memang malas saja. Bagi sebagian masyarakat, laki-laki yang menggunakan skincare dianggap sebagai pria yang kurang "pria". Dianggap tabu. Padahal, merawat diri adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah subhana wa ta'ala yang telah memberikan kita fisik sedemikian rupa. Lalu, kenapa sih laki-laki perlu pakai skincare? Tanpa disadari, banyak pekerjaan yang mengharuskan laki-laki untuk tampil dengan look yang bagus. Contohnya seperti presentasi, apa lagi jika mendapatkan jabatan yang menuntut diri kita harus memiliki performa terbaik. ...

Halal Lifestyle: Refleksi 2020, Resolusi 2021

Beberapa tahun ke belakang, orang-orang mulai mengenal istilah halal lifestyle. Halal lifestyle adalah gaya hidup yang mencerminkan pola hidup, aktivitas dan juga kecenderungan minat seseorang terhadap sesuatu yang halal dan baik menurut agama Islam. Halal lifestyle kini mulai menjadi tren global yang menjanjikan dan dilirik oleh banyak anak muda. Halal lifestyle saat ini menjadi tren kekinian yang dianggap millennials-friendly. Seorang muslim tetap bisa bergaya modis, berpikiran terbuka dan menjalankan perintah agama secara bersamaan. Dalam konsep halal lifestyle, seorang muslim perlu selektif dalam memilih produk yang dipilihnya. Bukan hanya produk makanan, tetapi juga produk kosmetik. Semakin ke sini, semakin banyak beauty vlogger yang melakukan review terhadap produk-produk skincare yang halal. Demand dari masyarakat terhadap produk yang halal juga cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Akhir tahun 2020 ini menjadi momentum refleksi, sudah sejauh mana kesadaran dan liter...

Apakah Sunscreen Harus Dibersihkan Dulu Sebelum Wudhu?

Cara kerja sunscreen adalah membentuk lapisan pelindung pada bagian permukaan kulit untuk menghalangi sinar ultraviolet dari matahari yang mengenai kulit. Oleh karena itu, jika sunscreen yang digunakan telah dibilas dengan air pun masih ada bekas warna atau ada lapisan yang menghalangi air untuk mengenai kulit, maka perlu untuk dibersihkan terlebih dahulu. Ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai kosmetik waterproof, dalam hal ini termasuk di dalamnya adalah sunscreen. Menurut Syekh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz: "Jika make up membentuk lapisan yang menghalangi sampainya air ke kulit, maka harus dihilangkan. Jika tidak terdapat lapisan, hanya sebatas warna dan tidak memiliki ketebalan, maka tidak harus dihilangkan." Sedangkan menurut sebagian Ulama Madzhab Syafi'i: "Make up harus terhapus sampai jika dibasuh dengan air, airnya bening. Jika dibasuh dengan air, airnya belum bening dan masih berwarna, maka make up harus dihapus lagi. Baru wudhunya sah....